Melupakan yang Tidak Mungkin.
Menurut pendapat orang, masa masa SMA adalah masa yg paling indah di dalam hidup. Mereka merasakan berteman dengan berbagai jenis manusia, berbagai ragam sifat, dan belajar bagaimana beradaptasi dengan lingkungan.
Berbagai macam ilmu juga dipelajari. Berhitung, menghapal, mengingat. Tapi ada satu hal yang seharusnya dipelajari tapi menurut mereka (re:guru) tidak menguntungkan, yaitu melupakan.
Satu hal yang mungkin jadi faktor utama seseorang sampai depresi, sampai sakit, karena tidak punya kemampuan melupakan sesuatu. Apakah penting? Secara logika, penting.
Ilmu yang dipelajari di sekolah tentunya akan berguna saat kita sudah bekerja, atau menjalani hidup. Biarpun sepertinya rumus sin cos tan tidak terlalu dimengerti apa fungsinya di bidang komunikasi.
Selain ilmu pendidikan, masa SMA juga diwarnai dengan peristiwa suka saling suka. Adanya cinta monyet membuktikan bahwa masa SMA itu masa yang bahagia, pertama kalinya merasakan senang dengan lawan jenis, pertama kalinya penasaran dengan laki laki, semua itu indah jika dilihat kembali.
Dan memang benar, masa SMA itu masa yang keren.
Pertama kalinya punya teman laki laki.
Pertama kalinya punya teman teman yang luar biasa.
Pertama kalinya merasa dewasa.
Pertama kalinya bawa motor ke sekolah.
Pertama kalinya capek belajar.
Pertama kalinya menunjukan keahlian.
Dan pertama kalinya yang lain yang tidak bisa disebutkan satu satu.
Sekarang, sudah 3 tahun hampir berlalu. Sebentar lagi masa rok abu abu sudah hampir habis. Tidak akan ada lagi kebiasaan kebiasaan keren yang terulang. Kalau sudah masuk kuliah, semuanya berbeda. Ya Tuhan, tidak bisakah masa masa ini diulang kembali?
Tidak. Segalanya harus disyukuri, suruh siapa tidak menikmati masa masa indah itu?
Benar. Itu yang salah. Kita tidak bersyukur dengan apa yang Allah telah berikan. Sekarang, kita hanya tinggal mengingat ingat sepercik kenangan yang terlintas, tidak semua.
Sekarang yang susah dilakukan adalah, melupakan. Ah, aku tidak sanggup melupakan semua kenangan kenangan ini. Jika bisa memilah, yang hanya aku simpan adalah kenangan yang indah saja, yang buruk semoga bisa dilupakan. Tapi apa? Nyatanya tidak bisa.
Tapi apa kamu tau? Semua kenangan indah, tidak akan indah jika tidak ada kenangan buruk. Semua kenangan indah akan terlihat biasa saja jika hanya ada indahnya.
Sama saja kalau kamu sedang makan coklat yang terlalu banyak, jika coklatnya manis, kamu akan merasa tidak enak dengan perut mu. Coba kalau ditambah dengan rasa pahit asli coklat, semua akan berbeda.
Yaa, itu. Sekarang, apa kamu sanggup melupakan kenangan masa SMA?
Mungkin, yang akan kamu lupakan hanya pelajarannya saja. :)
Salam rindu,
Dhahiras.
Berbagai macam ilmu juga dipelajari. Berhitung, menghapal, mengingat. Tapi ada satu hal yang seharusnya dipelajari tapi menurut mereka (re:guru) tidak menguntungkan, yaitu melupakan.
Satu hal yang mungkin jadi faktor utama seseorang sampai depresi, sampai sakit, karena tidak punya kemampuan melupakan sesuatu. Apakah penting? Secara logika, penting.
Ilmu yang dipelajari di sekolah tentunya akan berguna saat kita sudah bekerja, atau menjalani hidup. Biarpun sepertinya rumus sin cos tan tidak terlalu dimengerti apa fungsinya di bidang komunikasi.
Selain ilmu pendidikan, masa SMA juga diwarnai dengan peristiwa suka saling suka. Adanya cinta monyet membuktikan bahwa masa SMA itu masa yang bahagia, pertama kalinya merasakan senang dengan lawan jenis, pertama kalinya penasaran dengan laki laki, semua itu indah jika dilihat kembali.
Dan memang benar, masa SMA itu masa yang keren.
Pertama kalinya punya teman laki laki.
Pertama kalinya punya teman teman yang luar biasa.
Pertama kalinya merasa dewasa.
Pertama kalinya bawa motor ke sekolah.
Pertama kalinya capek belajar.
Pertama kalinya menunjukan keahlian.
Dan pertama kalinya yang lain yang tidak bisa disebutkan satu satu.
Sekarang, sudah 3 tahun hampir berlalu. Sebentar lagi masa rok abu abu sudah hampir habis. Tidak akan ada lagi kebiasaan kebiasaan keren yang terulang. Kalau sudah masuk kuliah, semuanya berbeda. Ya Tuhan, tidak bisakah masa masa ini diulang kembali?
Tidak. Segalanya harus disyukuri, suruh siapa tidak menikmati masa masa indah itu?
Benar. Itu yang salah. Kita tidak bersyukur dengan apa yang Allah telah berikan. Sekarang, kita hanya tinggal mengingat ingat sepercik kenangan yang terlintas, tidak semua.
Sekarang yang susah dilakukan adalah, melupakan. Ah, aku tidak sanggup melupakan semua kenangan kenangan ini. Jika bisa memilah, yang hanya aku simpan adalah kenangan yang indah saja, yang buruk semoga bisa dilupakan. Tapi apa? Nyatanya tidak bisa.
Tapi apa kamu tau? Semua kenangan indah, tidak akan indah jika tidak ada kenangan buruk. Semua kenangan indah akan terlihat biasa saja jika hanya ada indahnya.
Sama saja kalau kamu sedang makan coklat yang terlalu banyak, jika coklatnya manis, kamu akan merasa tidak enak dengan perut mu. Coba kalau ditambah dengan rasa pahit asli coklat, semua akan berbeda.
Yaa, itu. Sekarang, apa kamu sanggup melupakan kenangan masa SMA?
Mungkin, yang akan kamu lupakan hanya pelajarannya saja. :)
Salam rindu,
Dhahiras.
Comments